Senin, 21 April 2014

BUAH DELIMA

Delima atau ( punica granatum) adalah
tanaman buah-buahan yang
dapat tumbuh hingga 5-8 m.
Tanaman ini diperkirakan berasal
dari Iran, namun telah lama
dikembangbiakkan di daerah
Mediterania . Bangsa Moor
memberi nama salah satu kota
kuno di Spanyol, Granada
berdasarkan nama buah ini.
Tanaman ini juga banyak ditanam
di daerah Cina Selatan dan Asia
Tenggara.
Delima berasal dari Timur Tengah,
tersebar di daerah subtropik
sampai tropik, dari dataran
rendah sampai di bawah 1.000 m
dpl. Tumbuhan ini menyukai tanah
gembur yang tidak terendam air,
dengan air tanah yang tidak
dalam. Delima sering ditanam di
kebun-kebun dan taman sebagai tanaman
hias, tanaman obat, atau juga karena
buahnya yang dapat dimakan.
Bentuk pohon perdu atau pohon
kecil dengan tinggi 2–5 m.
Batang berkayu, ranting bersegi,
percabangan banyak, lemah,
berduri pada ketiak daunnya,
cokelat ketika masih muda, dan
hijau kotor setelah tua. Daun
tunggal, bertangkai pendek,
letaknya berkelompok. Helaian
daun bentuknya lonjong sampai
lanset, pangkal lancip, ujung
tumpul, tepi rata, pertulangan
menyirip, permukaan mengkilap,
panjang 1–9 cm, lebar 0,5–2,5 cm,
warnanya hijau.

Bunga tunggal bertangkai
pendek, keluar di ujung ranting
atau di ketiak daun yang paling
atas. Biasanya, terdapat satu
sampai lima bunga, warnanya
merah, putih, atau ungu.
Berbunga sepanjang tahun.
Buahnya buah buni, bentuknya
bulat dengan diameter 5–12 cm,
warna kulitnya beragam, seperti
hijau keunguan, putih, cokelat
kemerahan, atau ungu kehitaman.
Kadang, terdapat bercak-bercak
yang agak menonjol berwarna
tebih tua. Bijinya banyak, kecil-
kecil, bentuknya bulat panjang
yang bersegi-segi agak pipih,
keras, tersusun tidak beraturan,
warnanya merah, merah jambu,
atau putih.

* MACAM MACAM BUAH DELIMA *

Dikenal tiga macam delima, yaitu
delima putih, delima merah, dan
delima ungu. Perbanyakan dengan
setek, tunas akar atau cangkok.
Pome atau delima sering ditanam
sebagai tanaman hias, tanaman
obat, atau karena buahnya yang
dapat dimakan. Buah delima
dapat dimakan dalam keadaan
segar, sebagai campuran rujak
buah, salad buah, jus atau sari
buah. Untuk membuat jus delima
sebaiknya diminum dengan bijinya
karena di dalam biji banyak
terkandung senyawa polifenol.

* MANFAAT BUAH DELIMA *

Manfaat delima tersebut bisa
diperoleh dengan berbagai cara,
seperti dalam bentuk sari buah
atau bisa juga memakan bijinya,
sirup, pasta atau konsentrat
delima. Secara tradisional, buah
delima biasa digunakan untuk
membersihkan kulit dan
mengurangi peradangan pada
kulit. Jus buah delima juga bisa
mengurangi derita radang
tenggorokan. Menurut penelitian
yang dilakukan oleh American
Journal of Clinical Nutrition, buah
delima yang kaya antioksidan ini
bisa mencegah oksidasi LDL atau
kolesterol jahat dalam tubuh.
Selain yang sudah disebutkan
tadi, khasiat buah delima bagi
kesehatan antara lain dapat
untuk penyakit-penyakit seperti:
gangguan perut, gangguan
jantung, kanker , perawatan gigi,
rematik, kurang darah dan
diabetes.
Di Asia, sari buahnya juga
dikentalkan menjadi suatu sirup
yang digunakan sebagai saus. Di
Mesir buah ini dijadikan semacam
minuman anggur, sirup, dan sari
buah. Dalam satu gelas sari
delima lebih banyak kandungan
antioksidannya dibandingkan
dengan satu gelas red wine,
green tea atau orange juice. Di
Amerika, produk sari buah delima
yang dikenal sebagai pom
wonderful menjadi tren minuman
kesehatan terkini.
Minuman sari buah delima dikenal
sebagai sari buah sehat, tinggi
khasiatnya. Sari buah delima
tinggi kandungan ion kalium
(potasium), vitamin A, C dan E
serta asam folic. Dari bagian biji
yang dapat dimakan, kandungan
kalium per 100 gram (259 mg/gr),
energi 63 kal, 30 mg vitamin C.
Komponen ini dianggap sangat
penting bagi kesehatan jantung
(Time, Desember 2003).
Sari buah delima juga tinggi
kandungan flavonoidnya, suatu
jenis antioksidan kuat yang
penting perannya untuk
mencegah berkembangnya radikal
bebas di dalam tubuh sekaligus
memperbaiki sel-sel tubuh yang
rusak, serta mampu dalam
memberikan perlindungan
terhadap penyakit jantung,
kanker kulit, dan kangker
prostat. Antioksidan yang
terkandung didalamnya membantu
mencegah penyumbatan pada
pembuluh darah arteri oleh
kolesterol.
Bahkan kandungan antioksidan
dalam buah delima jumlahnya tiga
kali lebih banyak daripada wine
atau teh hijau. Peneliti dari
Vanderbilt University Medical
Center menemukan bahwa orang
yang meminum jus 3 kali atau
lebih dalam seminggu, dapat
menurunkan risiko terkena
alzheimer hingga 76%
dibandingkan orang yang tidak
minum jus sama sekali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tulis dan pastikan komentar anda