Rabu, 28 Mei 2014

MANFAAT DAN KANDUNGAN BUAH LECI

Konsumsi leci secara
langsung mungkin belum terlalu umum bagi
masyarakat di Indonesia. Umumnya
masyarakat mengkonsumsi leci dalam
bentuk olahan atau dengan campuran.
Padahal leci merupakan buah yang telah
melegenda di Cina.
Tapi terlepas dari terkenal atau tidaknya
buah ini, leci memiliki manfaat yang
sangat baik bagi tubuh. Menurut
penelitian dari Universitas Zhejiang
Gonshang dan Rumah Sakit Cina Barat
yang berada di Universitas Sichuan, leci
memiliki manfaat yang luar biasa.
Dari hasil penelitian, leci memiliki
kandungan mineral yang dibutuhkan oleh
pertumbuhan tulang dan pembentukan
tubuh. Mineral dalam leci termasuk di
dalamnya kalsium, fosfor dan magnesium.
Tak hanya itu, leci juga baik untuk
kecantikan. Konsumsi leci dapat
memperhalus kulit, memperkaya darah dan
mengembalikan stamina tubuh. Leci juga
disebut dapat mencegah pertumbuhan sel
kanker dalam tubuh. Dari hasil penelitian
tersebut, leci mengandung flavonoid yang
terbukti sangat efektif melawan kanker
payudara. Leci juga merupakan sumber
vitamin c, vitamin C ini dapat melawan
penyakit jantung dan kanker. Vitamin C
juga baik untuk tulang dan jaringan
Leci merupakan salah satu buah dengan
kandungan lemak yang sangat rendah.
Jadi, konsumsi leci baik untuk seseorang
yang sedang menjalankan diet. Selain itu
leci juga baik untuk orang yang dalam
kondisi lemah dan baik bagi orang lanjut
usia.



Terapi Alami Mengatasi Nyeri Haid
dengan Leci
Terapi Alami dengan Buah Leci.
Menstruasi atau haid pasti dialami oleh
setiap kaum perempuan. Dalam masa
menstruasi (menstruation) ini adakalanya
perempuan mengalami rasa sakit/nyeri.
Rasa nyeri ini tidak sama antara orang
satu dengan yang lain, ada yang
mengalami rasa nyeri yang amat
sangat tapi ada juga yang rasa sakitnya
cuma biasa saja. Rasa sakit ini bisa
diakibatkan karena sempitnya saluran
leher rahim (cervix ). Nyeri ini diakibatkan
posisi rahim yang tidak normal atau
penyumbatan kista atau bisa juga karena
ada benjolan. Sedangkan nyeri haid
(menstrual pain ) ringan terjadi karena
peluruhan dinding rahim. Sehingga
menyebabkan perut terasa mulas.
Keadaan lingkungan, kelelahan dan
gangguan emosi juga bisa mempengaruhi
haid.
Mengurangi rasa nyeri haid bisa dilakukan
dengan cara terapi buah . Anda pasti
tahu buah leci, buah sebesar buah duku
ini ternyata mempunyai khasiat
mengurangi rasa nyeri pada saat
menstruasi.
Untuk mengatasi rasa nyeri haid, biji
buah leci dicampur dengan rumput alang-
alang. Caranya cukup mudah, ambil 6 gr
biji leci dan 3 gr rumput alang-alang.
Semua bahan digiling sampai lembut
kemudian tambah air secukupnya dan
minum sampai habis. Ramuan ini juga
berkhasiat untuk menambah tenaga dan
mengobati sakit perut bawah yang bukan
disebabkan haid.
Untuk terapi alami menambah stamina
atau memulihkan tubuh setelah sakit
makanlah buah leci ini 60-150 gr tiap
hari. Lakukan selama 1 minggu secara
teratur dan lihat hasilnya.
Buah leci juga dapat mengatasi penyakit
bengek atau asma, caranya cukup dengan
menjemur buah tersebut sampai kering.
Kemudian ambil buah leci yang sudah
kering tersebut kira-kira 120 gr buang
kulit dan bijinya. Kukus dan tumbuk
sampai halus, konsumsi ramuan ini secara
teratur tiap hari karena terapi alami
memerlukan proses penyembuhan.
Leci, Buah Eksotik Yang Kaya Vitamin
Satu diantara buah – buahan eksotik
yang harganya relatif mahal adalah leci.
Tak jarang hanya konsumen tertentu yang
bisa menikmatinya. Lantas, apa yang
menarik dari buah yang menggiurkan ini ?
Begitu selesai menikmati makanan pokok,
seikat leci segar tersaji dimeja makan
sebagai pencuci mulut. Buah dengan
citarasa yang khas, aromanya yang harum
sering mengundang selera untuk segera
mencicipinya. Begitu digigit, rasa daging
buahnya yang manis berair ini segera
menyegarkan mulut.
Berdasarkan cerita yang dikutip Lezat
dari berbagai sumber, Leci atau nama
latinnya (N.litchi Camb) termasuk dalam
keluarga Sapindaceae yang memiliki
kerabat yang cukup komersil seperti
rambutan (Nephelium lappaceum L.)
ataupun kelengkeng (Nephelium longan)
yang berasal dari India.
Karena rasa buahnya yang begitu
menggiurkan, kemudian tanaman leci
menyebar ke berbagai negara didunia.
Antara lain, Thailand, Vietnam, Malaysia
dan Indonesia. Dari berbagai negara
tersebut, Thailand termasuk negara
produsen leci terbesar yang mendominasi
pasar dunia hingga kini. Dalam beberapa
tahun terakhir, prospek komoditas buah
leci sangat cerah. Tak heran, dipasaran
selain buah leci segar, kita juga dapat
menjumpai dalam bentuk leci olahan yang
sudah dikemas dalam kaleng (canning).
Tentang Tanaman Leci
Leci termasuk tanaman tahunan yang
berbatang keras. Mengenali tanaman ini
cukup mudah, secara umum tanaman leci
memiliki daun majemuk yang tersusun
berhadap – hadapan dlaam 1 tangkai.
Setiap tangkai terdiri dari 3 – 6 pasang
anak daun. Sementara, untuk bunganya
dapat dikenali dari warnanya yang putih
kekuningan dan tersusun dalam bunga
majemuk dengan ukuran relatif kecil,
sehingga tidak tampak jelas jika dilihat
dengan mata.
Biasanya buah leci mulai berbunga dan
berbuah awal musim hujan antara bulan
September hingga Oktober. Dan ketika
buah siap dipanen, ciri – cirinya warna
kulit buah telah berubah dari hijau
menjadi kemerahan dan beraroma harum
yang khas.
Sebaiknya memetik buah leci saat cuaca
cerah dengan cara menggunting ujung
percabangan dibawah tangkai buah. Anda
ingin menanam buah leci sendiri dihalaman
rumah ? Umumnya tanaman leci dapat
tumbuh dan beradaptasi dimana saja,
bahkan saat ini banyak orang yang
membudidayakannya sebagai tanaman
dalam pot.
Manfaat dan Kandungan Gizi
Secara umum buah leci sangat mudah
dikenali. Buahnya yang berbentuk bulat
kecil sedikit oval dan bergerombol pada
tangkainya ini memiliki kulit tipis yang
berwarna kemerahan. Permukaan kulit
buah yang berbintil – bintil, begitu
dibuka dagingnya berwarna putih bening
dan mengandung air yang banyak.
Dibalik rasanya yang sangat manis dengan
aroma harum yangh khas, leci merupakan
salah satu sumber vitamin C yang baik
dan juga mengandung berbagai bahan
kimia yang bermanfaat bagi tubuh.
Selain kandungan protein, lemak, vitamin
C, fosfor, dan zat besi, buah leci
mengandung sukrosa dan glukosa yang
melimpah. Mengkonsumsi buah leci pada
malam hari dapat menambah cadangan
energi untuk keesokan harinya.
Buah leci termasuk buah yang
menyehatkan karena kandungan nutrisinya.
Mengkonsumsi buah leci segar setiap hari
dapat menghaluskan kulit. Buah leci juga
diyakini bisa memperkaya darah dan
meningkatkan kekuatan fisik. Karenanya,
bagi Anda yang selesai menjalankan
perawatan karena sakit dianjurkan
mengkonsumsi buah kelengkeng untuk
membantu memulihkan tenaga. Disamping
itu, leci juga dapat menyembuhkan batuk
dan asma.
Leci (Litchi chinensis Sonn.) biasanya
dijual segar untuk bisa dikonsumsi
langsung. Buah leci dikenal karena
rasanya yang istimewa, manis, segar, dan
beraoma wangi. Buah ini masih sekeluarga
dengan Kelengkeng, dan merupakan
tanaman khas dari daerah tropis dan
subtropis. Selain rasanya yang istimewa,
buah Leci berkhasiat bagi kesehatan.
Kandungan vitamin C yang tinggi mampu
mencegah pertumbuhan berbagai sel-sel
kanker.



Kandungan:
- vitamin c
- kalium
- karbohidrat
- protein
- lemak
- gula
- sukrosa
- glukosa

Khasiat:
Buah ini dipercaya dapat mengatasi:
- batuk
- tumor
- mencegah pertumbuhan sel-sel kanker.